Kapolda Minta Dukungan Pusat Bubarkan KNPB | Pasific Pos.com

| 20 July, 2019 |

Kapolda Minta Dukungan Pusat Bubarkan KNPB

Headline Penulis  Selasa, 24 Maret 2015 20:21 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kapolda Papua, Irjen (Pol) Yotje Mende.

Jayapura,- Kepala Kepolisian Daerah Papua, Inspektur Jenderal Polisi Yotje Mende meminta dukungan Pemerintah Pusat untuk membubarkan Komite National Papua Barat (KNPB), karena merupakan organisasi illegal.
“Saya sudah meminta kepada Pemerintah, bahkan saya sampaikan kepada DPR RI untuk kita mohon dukungan pusat. Sebab, sekarang menjadi beban polisi, karena bermain kucing-kucingan, maka itu saja minta KNPB dibubarkan,” tegas Kapolda Yotje saat ditemui diruang kerjanya, Senin (23/3).
Kapolda menganggap KNPB merupakan organisasi bawah tanah yang menggerakan oprari Organisasi Papua Merdeka (OPM). Pihaknya juga menganggap adanya pembiaraan terhadap KNPB sehingga terus eksis memprovokasi masyarakat.
“Tindakan KNPB sudah sangat brutal, makanya saya usulkan KNPB segera dibubarkan dari muka bumi ini, karena mereka merupakan organisasi terlarang. Saya usulkan itu,” tegasnya lagi.
Kapolda juga meminta semua pihak agar tidak mengakomodir kegiatan-kegiatan KNPB. Misalnya, dia mencontohkan adanya kegiatan Bhakti Sosial yang bertujuan menarik simpati masyarakat. Padahal, tujuan dari KNPB lepas dari NKRI.
“Jadi dua kali saya lakukan tindakan dua kali terhadap mereka, pertama di Nabire ketika mereka hendak membuat rapat, dan ketika digrebek lari ke hutan semua. Kita amankan dokumen permintaan bantuan Luar Negeri, termasuk kepada Benny Wonda,” terangnya.
Mengenai bantuan ke Benny Wonda, Kapolda mengaku telah meminta bantuan Menteri Luar Negeri untuk dicekal pergerakannya, karena dianggap sebagai dalang dukungan terhadap OPM. “Saya sudah minta di cut, jangan sampai mereka masuk lagi,”katanya.
Kapolda mengklaim telah memperintahkan semua jajarannya untuk memantau pergerakan KNPB. “Kita tidak boleh tolerir, karna KNPB merupakan organisasi terlarang yang meminta Papua Merdeka, termasuk di Yahukimo,” ungkap Kapolda Yotje. (Syaiful)

Dibaca 763 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.