DPR Papua akan Betolak ke Yogyakarta | Pasific Pos.com

| 19 May, 2019 |

DPR Papua akan Betolak ke Yogyakarta

Headline Penulis  Kamis, 21 Juli 2016 12:39 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Ketua DPR Papua, Yunus Wonda SH MH

 

“Bahas Pasca Insiden Asrama Mahasiswa di Yogyakarta”

Jayapura,- Ketua DPR Papua, Yunus Wonda SH MH menyatakan, pihaknya akan mengirim tim ke Yogyakarta  pasca insiden di Asrama Mahasiswa Papua di provinsi tersebut.

Ia mengatakan, ada lima anggota DPR Papua yang disiapkan dan akan berangkat bersama pimpinan ke Yogya. "Besok kami akan putuskan dan kami siapkan lima anggota DPRP berangkat bersama pimpinan. Mungkin minggu kami berangkat. Kami merasa sedih di atas negara kami sendiri Indonesia, anak-anak kami di Yogya trauma. Ini berawal ketika mereka menyiapkan demo dan sebelum demo sudah ditekan luar biasa yang juga dilakukan ormas," kata Wonda kepada Wartawan, Kamis (20/7) kemarin.
Menurutnya, pihaknya meminta kepolisian terutama Kapolri agar ormas yang selalu ikut bersama aparat tak benarkan. Ormas tak dibawa kepolisian.
"Apakah kami bagian dari negara RI atau tidak. Kenapa selalu diperlakukan tak adil dan dihina. Kami minta Kapolri tegas, kalau anak-anak ditangkap karena demo dan kibarkan BK itu mereka sudah tahu konsekwensinya. Ini kan belum. Kami minta Kapolri bertindak tegas, terutama kepada ormas ini, kami berharap kedepan hal-hal ini tidak terjadi lagi,  " tandasnya.
Kata Yunus Wonda, kalaupun anak-anak Papua demo, harus diperingatkan dengan baik. Tidak dengan brutal. Jangan memperkalukan anak-anak Papua sebagai warga kelas dua dalam Negara ini. Hal-hal ini yang sebenarnya tidak boleh terjadi di republik ini.
"Kita berbicara Bhineka Tunggal Ika tetapi mana realita hari ini. Anak-anak Papua dimana-mana diperlakukan hal-hal yang tidak baik. Apakah kami hadir di dalam Negara ini untuk kami di bunuh, dibantai untuk ditekan dan disiksa diatas negara ini. Saya mau sampaikan bahwa mari kita terapkan keadilan yang benar diatas tanah ini, “ tegasnya.
Wonda menambahkan,  sebaiknya perlakukan anak-anak Papua bagian dari Negara ini dengan baik jangan membuat mereka semakin membenci Negara ini dan TNI/Polri juga membenci sesama warga negara. Sebaiknya perlakukan mereka sebagai manusia yang utuh yang sama dengan masyarakat Indonesia yang lain. (Yuni)

Dibaca 289 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX