DPRP Desak Pusat Naikkan Dana Otsus | Pasific Pos.com

| 21 July, 2019 |

DPRP Desak Pusat Naikkan Dana Otsus

Beri rating artikel ini
(0 voting)

Ketua Komisi III DPR Papua, Carolus K Bolly

 

Jayapura,- DPR Papua dalam berbagai pertemuan dengan pemerintah pusat, terus mendesak agar menaikan dana Otonomi Khusus (Otsus) bagi Provinsi Papua.

 “Dewan dalam berbagai kesempatan, semua komisi atau kapasitas fraksi dan anggoat dewan, selalu berteriak,  berkoar dan keras meminta supaya dana Otsus ini bisa terus dinaikan,” tegas Ketua Komisi III DPR Papua, Carolus K Bolly, kepada Wartawan baru-baru ini.
Selain itu, lanjut Carolus, DPR Papua juga mendesak kepada pemerintah pusat untuk menaikkan dana tambahan infrastruktur (DTI) bagi Provinsi Papua.
 “Kita kemarin dipotong sangat besar mencapai Rp 1,3 triliun. Tahun 2015 kita mendapatkan Rp 2,5 triliun lebih, tapi 2016 turun menjadi Rp 1,5 triliun.  Itu luar biasa,” tukasnya.
Ia menuturkan, selain itu  dewan juga selalu bicara ke pusat, karena ada sudut pandang bahwa pemerintah pusat telah menggelontorkan banyak dana ke Papua.
Kata Politisi Partai berlambang Mercy itu,  pernyataan itu dilontarkan pejabat-pejabat negara, bukan orang bicara dipinggir jalan.
Sementara itu, pada kenyataannya setelah Papua telah mendistribusikan dana otsus itu kepada kabupaten/kota, setelah dipotong Gerbangmas, Prospek dan KPS.
Menurutnya, rata-rata kabupaten/kota mendapatkan dana Otsus ini sekitar Rp 100 miliar, yang harus dilaksanakan sesuai dengan juknis.
“Porsinya infrastruktur kabupaten/kota dari dana Otsus adalah 20 persen, ya kira-kira Rp 20 miliar – Rp 30 miliar. Untuk membangunan infratsruktur di kabupaten/kota dalam 1 tahun anggaran. Kira-kira apa yang bisa kelihatan disitu?,” ketusnya.
Untuk itu, sambung Carolus Bolly, melalui tim monitoring evaluasi kolaborasi yang akan turun ke kabupaten/kota, akan bahu membahu untuk melihat secara faktual di lapangan pelaksanaan dana Otsus itu. (Yuni)

Dibaca 379 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX