Jangan Terprovokasi Media Sosial | Pasific Pos.com

| 23 August, 2019 |

Jangan Terprovokasi Media Sosial

Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kabid Humas Polda Papua, Komisaris Besar (Pol) Patrige Renwarin

 

JAYAPURA,-Kabid Humas Polda Papua, Komisaris Besar (Pol) Patrige Renwarin mengingatkan masyarakat Papua agar jangan terpengaruh oleh isu-isu dalam media sosial maupun pesan singkat (SMS).

“Dihimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan isu di media sosial. Sebab, isu di media sosial seringkali tidak benar dan selalu menyudutkan pihak kepolisian,” ujar Kabid Humas Polda Papua, Patrige saat di temui di ruang kerjanya, selasa (19/7).
Menurutnya, isu yang di muat di media sosial semua tidak jelas dan selalu membalikan fakta, karena pemberitaanya seakan-akan polisi yang menjadi pelaku tunggal," ungkapnya.
Patrige menambahkan, ada beberapa isu media sosial yang sempat memanas, dimana isu itu mengkalaim dan menyalahkan pihak kepolisi dalam kejadian yang memakan korban, seperti isu yang beredar di media sosial (mensos), penembakan yang dilakukam oknum polisi terhadap siswa SMA di nabire dan penganiayaan di kab.mimika.
"Isu di Nabire yang menyebutkan korban meninggal kerena di tembak oknum polisi semua tidak benar hanya membalikan fakta, korban meninggal karena lakalantas tugal, bukan di tembak, selain itu juga penganiayaan oleh oknum anggota terhadap warga sipil itu hanya kebongoban belakang semua luka yang nampak hanya editan oknum-oknum tidak bertanggubg jawab," tegasnya.
Oleh sebab itu, Polda Papua akan serius menangani kasus yang menyebar luaskan isu-isu di media social. "Kami Polda Papua sudah membentuk tim saiber crime di bawah Direktorat Kriminal Khusus untuk mengatasi masalah ini," ucapnya
Salain itu, Polda Papua menghimbau agar masyarakat agar tidak mudah percaya dengan isu yang membalikan fakta dan tidak jelas, dan apabila masyarakat atau warga ingin lebih tau kejelasan tentang info di media sosial dapat langsung mengonfirmasi di Polda Papua maupn Polres dan Polsek setempat. (Ridwan)

Dibaca 354 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.