Diduga Ada Pungli Oleh Oknum Pertugas Perbatasan | Pasific Pos.com

| 17 July, 2019 |

Diduga Ada Pungli Oleh Oknum Pertugas Perbatasan

Beri rating artikel ini
(0 voting)

Suzana Wanggai

 

JAYAPURA,- Diduga ada pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum petugas perbatasan RI – PNG. Demikian disampaikan Kepala Badan Pengelola Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri (BPKLN) Provinsi Papua, Suzana Wanggai.

Setelah menerima laporan dari pemerintah PNG, pihaknya langsung menggelar rapat bersama para insitusi dan lembaga terkait. “Dengan adanya laporan ini, kami sudah meminta kepada pimpinan dari unsur terkait yang ada disana,  untuk lebih tegas kepada petugas mereka. Sebab pada  prinsipnya  kita tidak melegalkan adanya pungli tersebut,” aku Susi kepada wartawan di Jayapura, Selasa (21/6).
Bahkan, kata dia, pihaknya juga telah memastikan kepada pemerintah PNG bahwa kejadian ini tidak akan terulang lagi. “Kalaupun ada kejadian nantinya, kami minta untuk mereka sertakan bukti foto agar jelas siapa yang melakukan pungli. Jangan sampai mereka (warga PNG-red) sengaja ingin mendiskreditkan petugas kita,”tegas Susi seraya menambahkan, saat ini sudah tidak ada kejadian seperti itu,”sekarang sudah lebih baik!”    
Lebih jauh dijelaskan, pungli ini bisa  dilakukan dimana saja dan oleh siapa saja. Sehingga bisa saja dilakukan oleh masyarakat yang mengatasnamakan petugas perbatasan. “Ini oknum, bahkan bisa jadi justru masyarakat biasa lalu kemudian mereka lihat bahwa ada petugas lainnya , dan bisa mengatasnamakan petugas perbatasan. Apalagi ini berada di tempat yang sangat jauh,” jelasnya.
Sementara itu disinggung soal peredaran ganja dari PNG masuk ke Papua, Susi mengaku beberapa waktu lalu memang masih ada kasus yang  ditemukan. Apalagi saat ini, kata dia, ada pembangunan infrastruktur di perbatasan, yang berpengaruh pada kurangnya pengawasan petugas terhadap jalur keluar masuk barang maupun orang dari PNG. “Makanya kami juga meminta dengan tegas kepada petugas agar tetap fokus menjalankan tugas dan fungsinya. Artinya memperketat pengawasan di perbatasan,”pungkasnya. (Bams)

Dibaca 421 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.