Ramadhan dan Idul Fitri, Bank Papua Siapkan Dana Rp 2,5 Triliun | Pasific Pos.com

| 25 August, 2019 |

Ramadhan dan Idul Fitri, Bank Papua Siapkan Dana Rp 2,5 Triliun

Beri rating artikel ini
(0 voting)

Plt. Dirut Utama Bank Papua, Sharly Parrangan, SE.

 

JAYAPURA,- Menghadapi bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri atau lebaran tahun 2016, Bank Papua menyiapkan dana kas sebesar Rp 2,5 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat dan nasabah.

Plt Dirut Utama Bank Papua, Sharly Parrangan, SE, mengungkapkan, dana tersebut sebagai antisipasi Bank Papua, jika terjadi permintaan transaksi keuangan baik melalui ATM, maupun penarikan tunai dan lainnya.
 “Ya, kami telah mempersiapkan untuk itu. Yang terpenting operasional Bank Papua jangan sampai terganggu, kegiatan di bank berupa transaksi di kantor maupun ATM atau lainnya, termasuk debit, kita jaga jangan sampai terganggu,” kata Sharly saat ditemui Pasific Pos di ruang kerjanya, Jumat (3/6).
Selain itu lanjut Sharly, Bank Papua juga mengantisipasi peningkatan berbagai transaksi nasabah dan masyarakat. Apalagi menjelang Lebaran, termasuk menyiapkan kebutuhan dana tunai yang biasanya terjadi lonjakan. “ Yang pasti persiapan dana kasnya akan kita naikkan dari tahun –tahun sebelumnya,” paparnya.
Apalagi, kata Sharly, jaringan Bank Papua semakin banyak, termasuk kantor maupun ATM yang tersebar di seluruh Papua, Papua Barat bahkan di luar Papua.
 “Tetapi angkanya kita belum tahu persis, tapi tahun lalu sampai Rp 2,5 triliun hampir Rp 3 triliun, karena jaringan kantor cabang ada 37, KCP dan kantor kas ada 205 jaringan di seluruh Indonesia. Ya, pasti bisa mencapai Rp 3 triliun,” ujar Sharly.
Yang jelas, kata Sharly Parrangan, Bank Papua memastikan ketersediaan dana tunai untuk melayani semua nasabah, permintaan pada bulan puasa, Lebaran, termasuk pencarian proyek-proyek pemerintah daerah.
Ditempat berbeda, Kepala Divisi Sekretaris Bank Papua, La Jimu, menambahkan KCU Jayapura lebih konsen pada pendistribusian dana di Provinsi Papua. Stok dana yang disiapkan sebanyak Rp 1,5 triliun untuk Papua dan Rp 1,1 triliun untuk Papua Barat.
Ia menjelaskan bahwa, stok dana kas dua wilayah tersebut berbeda, persiapan dana lebih untuk Papua lantaran permintaan nominal yang berbeda di daerah pegunungan. Ini dipicu tingkat penyerapan dana di Papua lebih besar.
 “History tahun sebelumnya kami siapkan Rp1,2 triliun tapi karena permintaan semakin meningkat, maka kami naikkan stok dana kas yang ada, “ ucapnya.
Dikatakan, adapun pelayanan yang diberikan oleh Bank Papua. Misalnya Bank Papua memberian kemudahan dalam bertransaksi dengan fasilitas yang ada.
 “Jadi ketersediaan jaringan kantor Bank Papua, berlaku untuk Kantor Pusat, 37 Kantor Cabang, 73 KCP, dan 99 Unit kantor kas, “ terangnya.
Sementara untuk fasilitas kata Lajimu, Bank Papua menyediakan 296 jaringan ATM yang tersebar di Indonesia, dengan klasifikasi ATM di Papua ada 200 unit, Papua Barat 77 unit dan luar Papua ada 19 unit. “ Ini semua untuk mencover semua transaksi nasabah Bank Papua,” imbuhnya.
Yang jelas, sambung La jimu, setiap tahunnya Bank Papua menyiagakan dana-dana itu ketika menghadapi hari raya keagamaan, termasuk bulan Puasa dan Lebaran. (Yuni)

Dibaca 754 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.