DPRP Minta Bank Papua Tingkatkan Kinerja | Pasific Pos.com

| 20 July, 2019 |

DPRP Minta Bank Papua Tingkatkan Kinerja

Beri rating artikel ini
(0 voting)

Ketua Komisi III DPR Papua, Carolus K Bolly

 

JAKARTA,- Terkait dengan adanya pencopotan dua komisaris Bank Papua, Ketua Komisi III DPR Papua, yang membidangi Keuangan dan Asset Daerah, Carolus K Bolly meminta  agar Bank Papua meningkatkan kinerjanya.

Ditegaskannya, Komisi III DPR Papua mendukung langkah pemegang saham pengendali dan para pemegang saham lainnya yang melakukan pencopotan terhadap Direktur  Utama Bank Papua, Johan Kafiar dan Direktur Pemasaran Bank Papua, Regina Aryesam.
Diakui, memang laporan secara tertulis atau laporan langsung dewan direksi Bank Papua pada rapat komisi beberapa waktu lalu, diatas kerja biasa baik saja.
"Kedalaman daripada itu tak bisa diketahui karena mereka sembunyikan. Perlu pendalaman lagi. Tapi, apapaun alasannya, kami mendukung penuh langkah pemegang saham dalam hal ini gubernur  dan para bupati untuk mengganti direksi Bank Papua dan mengangkat direksi sementara,” kata Carolus Bolly di Jakarta, Selasa (24/5) kemarin.
Untuk itu kata Carolus, pihaknya mengharapkan agar Bank Papua semakin baik ke depan. Baik dari kinerjanya maupun lainnya.
“Intinya dewan berharap kinerja Bank Papua ke depan harus lebih baik dari kini atau ditingkatkan. Di sisi lain,  ada kewajiban pemerintah yang harus disetor ke Bank Papua sebagai tambahan modal,” ujarnya.
Hanya saja, Carolus Bolly pihaknya belum mendapatkan laporan terakhir kinerja berapa lagi kewajiban pemerintah yang harus disetor ke Bank Papua dalam pengatan permodalan terhadap bank milik pemerintah daerah itu sesuai yang disepakati dalam RUPS sebelumnya.
Selain itu, lanjut Carolus,  Bank Papua juga harus mampu meningkatkan deviden yang akan menjadi penerimaan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) baik bagi Pemprov Papua, Papua Barat maupun kabupaten/kota di Tanah Papua.
Secara khusus, Carolus juga meminta Bank Papua untuk menyelesaikan permasalahan kredit-kredit yang macet.  Terkait kredit macet ini juga kami belum tahu perkembangan terakhir. Beberapa waktu lalu kami juga dengan persoalkan kredit macet itu di Bank Papua.
“Kami harap direksi baru memperbaiki kinerjanya pada semua aspek, termasuk mengatasi kredit macet apalagi dalam skala besar. Kita semua menjaga agar Bank Papua tak sampai kolaps karena berbagai faktor,” pungkasnya.
karyawan seperti yang diungkap Gubernur dalam RUPS beberapa hari lalu. “Kedua,  soal kinerja seluruh jajaran Bank Papua, ketiga mengatasi kredit-kredit macet,” katanya.
Untuk itu, tambahnya,  Komisi III DPR Papua akan mengundang Bank Papua untuk menerima atau mendengarkan laporan-laporan terakhir Bank Papua terkait kredit-kredit macet sejauh mana penanganannya. (Yuni)

Dibaca 951 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.