Korupsi 1,8 M, Kadis PU Yahukimo dan Kontraktor Dilimpahkan ke JPU | Pasific Pos.com

| 19 September, 2019 |

Korupsi 1,8 M, Kadis PU Yahukimo dan Kontraktor Dilimpahkan ke JPU

Headline Penulis  Selasa, 17 Maret 2015 15:31 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kabid Humas Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Patrige.

Jayapura,- Penyidik Tipikor Polres Yahukimo melimpahkan dua tersangka korupsi dana pengaspalan kontruksi rigid pavement ruas Jalan elit SD-Eselon IV-III Dinas Pekerjaan Umum ke Kejaksaan Negeri Wamena, awal Maret lalu. 
Satu dari dua tersangka merupakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Yahukimo bernama Yakober Mendila selaku Pengguna Anggaran Tahun 2012 lalu. Sedangkan Samuel Paluruan merupakan Kepala Cabang PT. Kurnia Jaya Karya selaku pelaksana proyek yang menyebabkan negara merugi lebih dari Rp 1,8 Miliar.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Komisaris Besar Polisi  Patrige menegaskan pelimpahan kedua tersangka korupsi menyusul penetapan P-21 terhadap berkas perkara oleh Kejaksaan Negeri Wamena bernomor : B-67/T.1.16/Fd.1/02/2015, 9 Februari lalu.
Berdasarkan surat Kejari, sambung Patrige, Polres Yahukimo menyerahkan kedua tersangka berinisial YM, Kepala Dinas PU Yahukimo dan SP, Kontraktor yang mengerjakan proyek pengaspalan. “Penyerahan dilakukan 2 Maret lalu,” terang Patrige, Senin (16/3).
Dalam penyerahana itu, kata Patrige, Polres Yahukimo juga menyertakan 27 barang bukti dokumen yang berkaitan dengan proyek pengaspalan kotruksi rigid pavement. Penyidik juga menyertakan hasil audit tim auditor BPKP Provinsi Papua terhadap proyek tersebut yang menyebabkan kerugian negara Rp 1.866.903.657,89.
Proyek ini sendiri, Patrige memaparkan, menggunakan anggaran  dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 7.726.000.000,- dan dana alokasi umum  tahun anggaran 2012 sebesar Rp 772.600.000,-. “Sesuai perjanjian kontrak yang ditanda tangani oleh Kepala Dinas PU Yahukimo berinisial YM, proyek ini bernilai Rp 8.498.600.000,-,”paparnya.
Dalam kasus ini, sambung Patrige, kedua tersangka dijerat Pasal 2 dan 3 Junto Pasal 18 Undang Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dan ditambah menjadi Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Tahun 1999 Junto pasal 55 ayat ke-1 e KHUP. (Syaiful)

Dibaca 6390 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.