Kapolres Dinilai Tidak Mampu Menyelesaikan Konflik Timika | Pasific Pos.com

| 20 May, 2019 |

Kapolres Dinilai Tidak Mampu Menyelesaikan Konflik Timika

Beri rating artikel ini
(0 voting)

Sekretaris Komisi I DPR Papua, Mathea Mamoyau

 

JAYAPURA,- Sekretaris Komisi DPR Papua yang membidangi Pemerintahan, Politik, Hukum dan HAM dari daerah pemiliham Mimika dan sekitarnya, Mathea Mamoyao mengungkapkan, untuk menyelesaikan konflik yang terjadi di Timika, maka akar persoalan penyebab konflik harus diangkat.

“Kalau bahas perdamaian, maka akar permasalah yang terjadi harus angkat dulu. Jadi kalau ada permasalahan yang terjadi di Timika sampai saat ini belum selesai, itu karena akar masalah pertama tidak diangkat,” kata Mathea Mamoyau kepada Pasific Pos di ruang kerjanya, Selasa (17/5) kemarin.
Menurutnya, untuk menyelesaikan konflik, kepala daerahnya dalam hal ini Bupati harus hadir ditengah-tengah masyarakat. Sehingga sebagai pimpinan didaerah itu dia juga tahu apa yang terjadi di masyarakatnya.
“Pimpinan  harus ada ditempat ketika terjadi persoalan, dan tidak boleh membiarkan masyarakatnya saling serang. Sehingga dampaknya masyarakat lain tidak merasa aman,” ucap Mathea.
Menurut Mateha,  konflik yang terjadi di Timika itu memang persoalanya memang sangat kompleks. Sehingga perlu penangan yang lebih serius dalam mendamaikan masyarakat yang bertikai.
“Jadi memang masalah itu berlarut-larut, jadi perlu penanganan yang lebih serius lagi. Sehingga masalah yang menjadi kompleks, jika ingin serius diselesaikan harus terlebih dahulu dilihat akar permasalahannya. Saya harap permasalahan yang ada di Timika tidak dibiarkan sehingga tidak menjadi konflik yang panjang,” harap Mathea Mamoyau.
Wanita Komoro itu juga menilai konflik yang semakin meluas yang terjadi di Timika, akibat lambatnya pihak aparat dalam menangani kasus yang terjadi di masyarakat.
“Di Timika sebenarnya bermacam – macam masalah yang tidak cepat ditangani oleh pihak keamanan, sehingga mengakibatkan konflik yang berkepanjangan, ” katanya.
Dalam kesempatan itu, Mathea pun menambahkan bahwa, masalah di Timika diketahui dari pembunuhan dari seorang ojek yang pelakunya ditahan. kemudian 2 hari kemudian pergerakan massa yang cukup banyak dan saling serang dua kubu..
“Hari ini Kapolda turun tangan, itu menunjukkan bahwa Kapolres tidak mampu menyelesaikan akar permasalahan yang terjadi disana. Jadi harus menggali akar masalahnya untuk perdamaian,” tandasnya. (Yuni)

Dibaca 632 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.