DPRP Bentuk Tim Investigasi ke Timika | Pasific Pos.com

| 19 May, 2019 |

DPRP Bentuk Tim Investigasi ke Timika

Headline Penulis  Selasa, 17 Mei 2016 15:17 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Wilhelmus Pigai

 

“Terkait Kasus Dugaan Penyerangan Aparat di Wowor”

JAYAPURA,- DPR Papua bakal menurunkan tim investigasi terkait dugaan kasus penyisiran dan penyerangan yang dilakukan aparat terhadap warga sipil di Kampung Wowor dan Belakang Kantor Pos Timika, 5 Mei 2016.

Dimana dalam kasus tersebut, mengakibatkan seorang warga tertembak dan luka-luka akibat penganiayaan itu hingga korban dirawat di rumah sakit, serta beberapa rumah rusak.
“Saya melaporkan dalam rapat Bamus DPRP dan Bamus memberikan kepercayaan kepada Komisi I DPR Papua untuk membentuk tim, pertama terkait masalah Timika dan Tanah di Biak,” kata Wilhelmus Pigai, yang didaulat menjadi Ketua Tim Investigasi Timika.
Setidaknya, Komisi I DPR Papua yang terdiri dari 10 anggota DPR Papua dibagi dalam 2 tim untuk turun ke Timika dan Biak. “Saya akan pimpin ke Timika didampingi Mathea Mamoyou, Ruben Magai, Emus Gwijangge dan Douw, “ ujar Wilhelmus Pigai.
Yang jelas, lanjut Wilhelmus Pigai, pihaknya akan turun melakukan investigasi terkait kasus dugaan penyisiran dan penyerangan oleh aparat terhadap warga sipil di Kampung Wowor dan Belakang Kantor Pos Timika tersebut.
“Kami netral dan tidak memihak. Tidak langsung menvonis siapa salah dan benar tapi kami akan cari tahu akar permasalahannya,” katanya.
Dikatakan,  Tim investigasi akan menemui korban dan mendata kerusakan rumah dan korban yang tertembak serta dianiaya.
“Kami juga akan menemui pak Kapolres Mimika. Kami akan undang pemda, tokoh agama, adat, semua pihak akan panggil untuk berdialog. Terkait masalah itu dan keamanan Mimika secara keseluruhan,” terangnya.
Apalagi, lanjut Wilhelmus Pigai, konflik sosial di Timika cukup tinggi di Papua, jika dibandingkan dengan daerah lain, sehingga Timika dikenal dengan ‘Tiap Minggu Kacau.
Wilhemus menambahkan, hasil investigasi itu, akan dilaporkan dan dikaji serta mengambil langkah-langkah selanjutnya. Namun, sebelum ke Timika, pihaknya akan melakukan audiensi dengan Kapolda Papua yang diharapkan memberikan dukungan kepada tim investigasi agar mendapatkan dukungan dari masyarakat, pemerintah daerat dan aparat setempat.
“Ya, minimal masyarakat dapat kepastian hasil yang kita dapatkan,” pungkasnya. (Yuni)

Dibaca 448 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX