Golkar Turunkan Tim Survey di Lima Kabupaten | Pasific Pos.com

| 23 August, 2019 |

Golkar Turunkan Tim Survey di Lima Kabupaten

Beri rating artikel ini
(0 voting)

Klemen Tinal, SE, MM

 

Jayapura,- Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua yang juga sebagai Wakil Gubernur Papua,  Klemen Tinal, SE, MM mengungkapkan, Partai Golkar bakal segera menurunkan tim survey terhadap kandidat atau calon kepala daerah yang resmi melamar ke partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Jadi, kita sudah rapat dan putuskan bahwa Golkar akan melakukan survey terhadap kandidat pada minggu kedua bulan ini atau 23 Mei 2016 tim survey sudah turun,” kata Klemen Tinal kepada Wartawan di Hotel Aston Jayapura, Kamis (12/5) siang.
Menurut Politisi Partai Golkar itu,  tim survey tersebut akan turun di lima daerah, diantaranya Kabupaten Kepulauan Yapen, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Sarmi dan Kabupaten Mappi.
Sedangkan  kata dia, untuk enam kabupaten lainnya, lebih pada fit and propertest, diantaranya Kabupaten Nduga, Lanny Jaya, Intan Jaya, Puncak Jaya, Tolikara dan Dogiyai.
“Kenapa kita turunkan tim survey di lima daerah itu, karena pemilihnya cerdas, masyarakatnya heterogen sehingga kita lakukan survey. Sedangkan, daerah lain lewat fit and propertest,”  jelasnya.
Diakuinya, dalam survey ini melibatkan tim dari DPP Partai Golkar yang dilakukan secara profesional, sehingga pihaknya meminta kepada para kandidat yang sudah melamar di Partai Golkar untuk semakin giat dan gencar melakukan pencitraan diri.
Jadi,  bukan hanya menyangkut popularitas, tetapi ini juga meningkatkan elektabilitas. Karena dikenal saja tidak cukup. Tapi alangkah lebih bagus kalau sudah dikenal, masyarakat menyenangi mereka, baik dari visi misi atau yang lain, supaya waktu survey mereka bisa mendapatkan penilaian yang baik, “ ujarnya.
Klemen Tinal menandaskan, hasil survey terhadap kandidat yang melamar di Partai Golkar tersebut, tentu akan menjadi acuan untuk memberikan rekomendasi terhadap para kandidat.
“Itu otomatis akan menjadi acuan untuk memberikan rekomendasi. Hasil survey itu, antara kader Golkar dengan non kader Golkar yang mencalonkan diri lewat Golkar, tetapi jarak antara dia dengan kader Golkar itu tidak terlalu jauh, tetap kita berikan kepada Golkar, tapi jaraknya sangat jauh, ya kita harus fair dan akui kita berikan ke mereka,” pungkasnya. (Yuni)

Dibaca 413 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.