Perang Suku Kembali Terjadi Di Timika | Pasific Pos.com

| 19 August, 2019 |

Perang Suku Kembali Terjadi Di Timika

Beri rating artikel ini
(0 voting)

Timika,- Perang antar kelompok dalam suku Dani di Timika kembali terjadi di jalan Narama , distrik Kwamki Narama, Mimika.  Pertikaian ini dipicu oleh kematian Jakson Komangal, yang dilakukan oleh massa kelompok Hosea Ongomang dengan cara di panah, sehingga terjadi perang sesama suku Damal.

Rabu pagi kemarin,  masa dari kelompok Atimus Komangal suku Damal Bawah mulai berkumpul sekitar 80 orang dengan membawa senjata tradisional berupa panah dan parang dan menyatakan akan melaksanakan perang dengan pihak kelompok Hosea Ongomang.
Sementara itu kelompok Hosea Ongomang suku Damal Atas pun telah berkumpul sekitar 80 orang dan membawa alat perang tradisional seperti panah dan parang kemudian siap untuk melaksanakan perang.
Namun sebelum perang terlebih dahulu dilaksanakan prosesi pembakaran jenazah saudara Jekson Komangal.
Melihat gelagat akan adanya perang ini anggota DPRD Mimika Yelinum Mom didampingi Kapolres Mimika AKBP Yustanto Mujiharso tiba di lokasi dan berusaha menengahi pertikaian.
Yelinum Mom dihadapan masyarakat yang akan berperang mengatakan, aparat pemerintahan kabupaten Mimika meminta kepada masyarakat suku Damal dan pihak keluarga untuk bersabar dan jangan berbuat keributan yang melanggar hukum yang berlaku.
"Pihak aparat kepolisian Mimika akan menindak lanjuti kasus ini dan akan mencari pelaku pembunuhan untuk segera ditangkap dan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku," ujarnya.
Dikatakannya pula Pemda  Mimika dan aparat keamanan di Mimika juga turut berduka cita atas kejadian ini, kami berharap kepada masyarakat suku damal (kubu bawah) untuk mempercayakan kepada pihak kepolisian Kab. Mimika tentang permasalahan ini supaya tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.
Namun saat tengah hari sekitar jam 12 siang setelah melakukan prosesi pembakaran jenasah Jekson Komangal, masa suku Damal Bawah pimpinan Atimus Komangal melaksanakan penyerangan terhadap kelompok suku Damal Atas kelompok Hosea Ongomang dan kemudian terjadi aksi saling serang dari kedua belah pihak.
Perang sempat terhenti sebentar namun kembali lagi terjadi sehingga diblokade oleh pihak kepolisian dan pihak kepolisian memberikan himbauan kepada seluruh msyarakat Kwamki Narama khususnya kepada kelompok yang saling serang agar menghentikan perang dan kekerasan antara kedua kelompok. Untuk mengantisipasi perang berlanjut, aparat kepolisian dari Polres Mimika terus berusaha melakukan mediasi antar kedua tokoh masyarakat setempat. (Fani)

Dibaca 1196 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.