Jokowi Perlu Prioritaskan Pelaksanaan PON di Papua | Pasific Pos.com

| 16 July, 2019 |

Jokowi Perlu Prioritaskan Pelaksanaan PON di Papua

Headline Penulis  Jumat, 29 April 2016 13:03 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Sekretaris Komisi V DPR Papua, Nason Uti (foto Yuni).
 

JAYAPURA,- Kehadiran Presiden RI Jokowi di Papua, 29 April (red. hari ini) diharapkan bisa membawa dampak positif terhadap pelaksanaan PON Papua, 2020 mendatang.

Sekretaris Komisi V DPR Papua yang membidangi Pendidikan dan Olahraga, Naso Uti mengatakan, Jokowi jangan lupa, pelaksanaan PON 2020 perlu dijadikan salah satu agenda prioritas. Papua jadi tuan rumah PON dengan perjalanannya panjang. Pemprov Papua berupaya memperjuangkan agar Papua  menjadituan rumah PON 2020 mendatang. Untuk itu hal ini  juga perlu diperhatikan  oleh Presiden.
"Agenda presiden di Papua yaitu pembukaan pelabuhan peti kemas dan swasembada.Ini belum jalan.Belum lagi pelaksanaan PON.Beliau sudah janji.Jadi kunjungan ini harus ada bukti nyata PON juga perlu diprioritaskan," kata Nason kepada sejumlah wartawan di Jayapura, Kamis (28/4) kemarin.
Kata Nason, pihaknya kini berupaya melakukan lobi dengan berbagai pihak di Jakarta. Tak hanya DPR RI, namun juga sejumlah kementerian terkait. Misalnya Kementerian PU.
"Sekarang kami berupaya melakukan lobi anggaran baik di DPR RI maupun kementerian terkait termasuk kementeria PU.Kami sudah sampaikan ke Komisi V DPR RI.Kami sudah dekati semua pihak. Perda dan grand design untuk fisik sudah ada," ungkapnya..
Ia berharap, Pemprov Papua bersama-sama DPR Papua menyuarakan pelaksanaan PON Papua 2020 kepada presiden nantinya. Penyampaian itu jangan hanya oleh DPR Papua.
"Kami harap tak hanya kami DPR Papua, tapi Pemprov Papua ikut menyampaikan.Semoga Menpora dan Kementerian PU hadir agar kami sampaikan," ujar Nason.
Nason menuturkan, kini dibutuhkan dana sekitar Rp. 10 triliun 300 miliar lebih untuk persiapan pelaksanaan PON Papua. Dana itu akan dipakai membangun dan merehab sarana olahraga yang sudah ada. "Anggaran senilai Rp. 300 miliar sekian sudah ditanggulangi Freeport dengann membangun sport center,"  tutur Nason. (Yuni)

Dibaca 706 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.