Jokowi Jangan Hanya Jalan-Jalan di Papua | Pasific Pos.com

| 26 May, 2019 |

Jokowi Jangan Hanya Jalan-Jalan di Papua

Headline Penulis  Jumat, 29 April 2016 13:02 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

“Kunjungan Kali Ini Harus Memberikan Dampak Bagi Rakyat Papua”

JAYAPURA,- Rencana kedatangan Presiden Jokowi ke Papua,  pada Jumat (29/4/2016) diharapkan bukan sekedar jalan-jalan saja, namun ada manfaat yang lebih bisa dirasakan oleh masyakat Papua.

Ketua Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Papua, Yahya Markus Modouw mengatakan, ia ingin kunjungan presiden memberikan dampak yang lebih bermanfaat kepada rakyat Papua karena semua tahu kini ada beberapa kasus pelanggatan HAM di Papua misalnya kasus Panai, jabatan presdir Freeport untuk anak asli Papua dan juga Otsus Plus yang belum diterima pemerintah pusat.
"Masih banyak yang blm diselesaikan pemerintah pusat.Kalau kunjungan ke Papua hanya jalan-jalan dengan kegiatan seremonial tentu sebagai orang asli Papua kami sangat kecewa.Kami ingin kunjungan itu menyelesaikan masalah yang ada," kata Yanya, kepada Wartawan di Jayapura, Kamis (28/4) kemarin siang.
Yahya menandaskan,  hingga kini kasus Paniai, Presdir Freeport dan Otsus Plus belum dijawab oleh pemerintah pusat.  “Untuk itu Presiden jangan hanya datang ke Papua membuka kompetisi sepakbola dan meresmikan pasar mama-mama. Sementara masalah lain belum ada penyelesaiannya hingga saat ini, “ tandas Yahya.
Menurutnya, minimal ada salah satu kasus atau masalah yang terselesaikan. Kalau bukan kasus HAM minimal presiden kasi jawaban hal lain misalnya presdir Freeport atau Otsus Plus. "Ke Papua jangan hanya sebatas jalan-jalan.Sebatas seremonial sementara masih banyak yang belum terselesaikan," ucapnya.
Kata dia,  kalau datang ke Papua minimal ada satu masalah yang diselesaikan. Harus ada jaminan agar masyarakat Papua bisa merasakan ada manfaatnya kedatangan presiden.  "Kalau hanya datang kunjungan, lalu pulang dan tak ada hasinya, yasama saja. Tak ada artinya," ketus Yahya. (Yuni)

Dibaca 643 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX