Berantasan Miras Tak Perlu Emosional | Pasific Pos.com

| 23 August, 2019 |

Berantasan Miras Tak Perlu Emosional

Headline Penulis  Senin, 18 April 2016 11:55 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Bupati Merauke, Freddy Gebze

 

Jayapura,- Bupati Merauke, Freddy Gebze lebih bijaksana dan tidak arogan dalam menindaklanjuti pemberantasan Miras di Kabupaten Merauke. Pasalnya sejak diberlakukannya Perda Nomor 15 Tahun 2013

tentang Pelarangan Produksi, Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol di Provinsi Papua menuai pro dan kontra. Sehingga  katanya, untuk melakukan pemberantasan miras perlu mengedepankan tahapan tapi tidak dengan emosional.
“Kami di Merauke sudah sangat tegas, mulai dari hari Jumat kemarin, kita sudah melakukan patroli.  Khusus untuk minuman lokal, kita basmi tanpa ampun dan kita sikat tanpa pandang bulu, siapun didalamnya yang terlibat, kita hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Fredy Gebze usai menghadiri Rapimda Partai Gerindra di jalan Tasangkapura, Jayapura, Sabtu (16/4) akhir pekan kemarin.
Hanya saja, tandasnya, untuk minuman beralkohol, pihaknya tidak langsung melakukan razia tetapi lebih mengedepankan tahapannya dan melakukan sosialisasi terlebih dahulu. Bahkan, ia menugaskan Satpol PP Penanaman Modal Satu Pintu, Disperindag dan Pariwisata untuk mengatur tata kelolanya.  “Kita di Merauke, kita lakukan bertahap, tidak seporadis, tidak anarkis, tidak radikal tapi kita bertahap,” tandas Freddy Gebze.
Yang jelas kata dia, pihaknya akan tetap bersama berjalan mencari solusinya yang terbaik karena Papua harus bebas dari Miras supaya tanah Papua agar imannya bertumbuh, tidak terkontaminasi  oleh miras dan narkoba.
Freddy Gebze mengakui pihaknya akan melihat ijin-ijin yang dimiliki para pengusaha atau distributor yang akan diseleksi dan disortir kemudian dilaporkan ke pemerintan atasan.
“Ini ada ijin sekian, kira-kira langkah apa, karena untuk ijin minuman beralkohol itu ijinnya adalah Peraturan Menteri dan Peraturan Pemerintah, maka perlu kita cermati dari sisi hukumnya juga, substansi dan kita betul-betul melihat dasarnya. Kami tidak serta merta langsung melakukan penyitaan, karena para pengusaha juga dilindungi oleh undang-undang,  “pungkasnya. (Yuni)

Dibaca 678 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.