Bank Papua Raih Rekor MURI Noken Terbesar di Dunia | Pasific Pos.com

| 19 August, 2019 |

Bank Papua Raih Rekor MURI Noken Terbesar di Dunia

Headline Penulis  Kamis, 14 April 2016 15:02 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Dierktur Utama PT. Bank Papua, Johan Kafiar saat menerima  piagam penghargaan Museum  Rekor  Dunia Indonesia dari senior Manager MURI, Yusuf  Ngadri yang disaksikan oleh Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, dan Sekda Papua, Hery TEA Dosinaen.

 

“Hari Jumat Ditetapkan Sebagai Hari Noken”

JAYAPURA,-  PT Bank Pembangunan Daerah  (BPD)  atau Bank Papua meraih rekor dunia pembuatan noken terbesar dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) yang dibuat dalam rangka peringatan ulang tahunnya yang ke 50.

Rekor yang diberikan di Halaman Kantor Gubernur Papua, Rabu (13/4) pagi, diberikan karena noken yang dibuat oleh 50 orang mama-mama Papua sebagai penganyam memiliki ukuran lebar bawah 10 meter, lebar mulut 7,1 meter, dan lebar samping 13,5 meter.
Yusuf  Ngadri sebagai  senior manager  MURI menjelaskan replika noken  ini sebagai simbolisasi untuk membawa aspirasi masyarakat Papua guna lebih maju ke depan. "Ini kami catat sebagai rekor dunia, karena tidak ada di satu tempat pun di dunia yang membuat noken sebesar ini," ungkapnya.
Menurutnya, secara realistis  memang noken adalah karya budaya yang sudah dicatat warisan budaya oleh Uneco. Ini tentu menunjukan bahwa noken adalah bukan sebuah karya budaya yang sembarangan.
“kami menghargai sebagai wujud ini adalah lambang sebagai simbolisasi tempat untuk mewadahi untuk menampung dan kemudian mengangkut kesuatu tempat. Mudah-mudahan ini juga sebagai simbolisasi  bahwa noken atau Bank Papua merupakan sebuah wahana untuk menampung aspirasi dan membawakan suatu kesejahteraan di masa depan bagi republik ini, terutama bagi rakyat Papua dan Tanah Papua, “ harapnya.
Sedangkan Direktur Utama Bank Papua, Johan Kafiar menyatakan,  dengan diraihnya rekor dunia ini akan mampu membawa nama Papua lebih terkenal di Indonesia dan juga dunia.
"Hari ini (kemarin-red) kita launching noken terbesar di dunia dan tercatat di MURI,  itu berarti bahwa ini akan memberikan semangat bagi Papua dan Indonesia," ujar Johan Kafiar.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan kepada seluruh pegawainya bahwa dalam momentum perayaan ulang tahun Emas Bank Papua ke 50 tahun bisa dijadikan sebagai tambahan semangat untuk bisa lebih baik lagi melayani masyarakat dan mendorong perekonomian Papua lebih maju lagi.
"Ini juga semangat bagi pegawai supaya lebih meningkatkan kinerjanya untuk bank ini lebih maju, kuat dan terpercaya.  tandasnya.
“Kita harapkan kontibusi dari pada bank ini untuk beberapa tahun kedepan akan lebih baik dibanding dengan  50 tahun emas ini. Itu tujuan kita, “ sambungnya.
Kata Johan Kafiar, dirinya menginginkan  agar  supaya  semua pegawai bisa mencintai bank ini.  Karena bank ini bisa berjalan kalau pegawainya menunjukkan eksistensi dan juga profesioanalisme yang lebih baik.
“Kita juga ingin agar para nasabah serta seluruh masyarakat di Papua ini mengetahui perkembangan Bank Papua, karena bank ini adalah milik mereka, “ ucapnya.
“Jadi harapan saya, kedepannya Bank Papua ini lebih baik dan berkembang lebih baik serta  punya kontribusi yang baik untuk pemerintah daerah dan juga masyarakat Papua. Hari ini juga kita launching Noken terbesar didunia tercatat di MURI Indonesia, itu berarti bahwa ini akan memberikan semangat bagi Papua juga semangat bagi pegawai supaya lebih meningkatkan  kinerja untuk bank ini agar lebih maju, lebih kuat dan terpercaya, “ tandasnya.
Disamping itu  tambahnya, kami sudah mengintruksikan kepada semua pegawai supaya  memiliki noken karena nanti kami akan tetapkan hari Jumat sebagai hari Noken.
“Jadi hari Jumat  seluruh pagawai Bank Papua  dan juga seluruh  kantor yang ada di Papua ini wajib memakai Noken. Karena noken adalah warisan budaya internasioanl Papua, sehingga kita harus budayakan, “ pungkasnya. (Yuni)

Dibaca 1051 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX