Pasific Pos.com
Headline

Mendung dan Hujan, Hilal 1 Ramadan Tidak Teramati di Pos Observasi Bulan Merauke

Hilal 1 Ramadan 1446 Hijriyah tidak teramati di POB Merauke, kompleks Pondok Pesantren DDI Lampu Satu, Papua Selatan lantaran kendala cuaca.

Merauke – Hilal 1 Ramadan 1446 Hijriyah tidak teramati di Pos Observasi Bulan (POB) Merauke, kompleks Pondok Pesantren DDI Lampu Satu, Papua Selatan lantaran kendala cuaca, Jumat (28/2/2025), bertepatan dengan 29 Syaban 1446 Hijriyah.

Awan tebal diiringi hujan membuat pengamatan perdana memanfaatkan gedung POB baru ini terkendala. Sebagaimana diketahui Merauke kini masuk Daerah Otonom Baru (DOB) Provinsi Papua Selatan.

Ketua Tim Falakiyah Provinsi Papua Hendra Yulia Rahman menjelaskan bahwa hilal tidak terlihat.
“Hasil dari pengamatan kami di Lampu Satu Merauke ini, meskipun ketinggian sudah masuk Imkanur Rukyat yakni 3 derajat, tapi elongasi masih di bawah 6,4 secara standar untuk Imkanur Rukyat, dan didukung cuaca yang kurang bersahabat hilal tidak dapat kita indra di Merauke,” jelas akademisi IAIN Fattahul Muluk Papua ini.

Menanggapi pertanyaan wartawan tentang kepastian awal Ramadhan dan pelaksanaan sholat tarawih hari pertama, Hendra menjelaskan, untuk menentukan ada 125 titik pengamatan di Indonesia, salah satunya di Aceh.

“Kita akan menunggu rukyatul hilal di Aceh di 3 titik. Kita berharap di Aceh ada yang melihat hilal. Jika ada yang melihat hilal maka kemungkinan akan dipiutuskan bahwa besok 1 Ramadan. Kemungkinan kedua adalah jika tidak ada yang melihat hilal maka istikmal, menyempurnakan 30 hari di bulan Sya’ban, sehingga 1 Ramadhan jatuh pada Ahad, 2 Maret”, jelas Hendra. Namun demikian tentu tetap akan merujuk hasil sidang isbat di Kemenag Pusat.

Mengacu putusan fatwa MUI tahun 1981, jika angka masuk pada derajat yang disepakati tapi tertutup besoknya bisa diputuskan masuk 1 Ramadhan. Itu bisa jadi salah satu acuan, imbuh Hendra.

Mengacu penjelasan Kepala UPT Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Merauke, Okto Firdaus Fajri Rianto, dan data yang dikeluarkan Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah V Jayapura, POB Merauke di kompleks pondok pesantren DDI di kawasan pantai Lampu Satu Merauke, berada pada koordinat -8.5, 140.37, dengan elevasi 10.

Selengkapnya, waktu pengamatan dimulai pada pukul 17:59:05, zona waktu UTC+9. Dengan data perhitungan waktu konjungsi pada pukul 09:44:38, waktu terbenam matahari 17:59:05 dan waktu terbenam bulan 18:14:17, azimuth matahari 261.978°, azimuth bulan 263.381°, ketinggian hilal 3.019°, dan longasi 3.33°, umur bulan 8 jam 14 menit 27 detik, lag 15.22 menit, dan fraksi iluminasi bulan 0.17%.

Mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Kepala Bidang Haji dan Bimas Islam Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Musa Narwawan mengatakan bahwa kegiatan Rukyatul Hilal yang dilaksanakan ini adalah salah satu langkah dan upaya bersama dalam mengumpulkan dan memberikan data pendukung dalam menentukan pelaksanaan sidang isbat pemerintah dalam menentukan awal bulan Ramadhan dan 1 Syawal 1446 H.

Pada kesempatan yang sama, Musa juga menyampaikan apresiasi Kakanwil Kemenag Provinsi Papua, Klemens Taran pada para pihak, termasuk pimpinan Pondok Pesantren DDI Lampu Satu yang telah mewakafkan tanah untuk berdirinya Pos Observasi Bulan Merauke.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merauke menyampaikan apresiasi yang sama pada pimpinan Pondok Pesantren DDI Lampu Satu dan Kanwil Kemenag Provinsi Papua.

“Kami berterima kasih kepada Kanwil Kemenag Papua khususnya Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Bidang Haji dan Bimas Islam di mana melalui anggaran dalam DIPA kanwil tahun 2024 POB yang menjadi cita-cita dan harapan selama ini sudah terwujud dan terbangunkan semoga nanti gedung ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin”.

Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jayapura Moh. Khazin, mewakili Ketua PTA, mengajak tim untuk ikhlas dalam menjalankan tugas dan apa yang didarmabaktikan menjadi amal jariyah.

Sebagai bagian tim teknis, Pengamat Meteorologi dan Geofisikan Ahli Muda, Suroto dan Pengamat Meteorologi dan Geofisika Pertama Ahmad Abdul Badi’ Al-Hakim melaksanakan tugas pengamatan.
Turut hadir pada kesempatan ini Ketua Pengadilan Agama Merauke, Suparlan, beserta para hakim, Ketua MUI Kabupaten Merauke, pimpinan Pondok Pesantren DDI Lampu Satu, para Kepala Seksi, Ketua Tim dan para Pejabat Fungsional Tertentu juga Pejabat Fungsional Umum di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Kantor Kemenag Kabupaten Keerom, Kantor Kemenag Kota Jayapura, dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merauke.

Leave a Comment